DEPOK.WAHANANEWS
CO, Cilodong – Perhelatan Lebaran Depok 2026 yang berlangsung di Alun-alun wilayah timur Grand Depok City (GDC), Rabu (06/05/26), mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Ribuan warga tampak memadati lokasi acara untuk menikmati rangkaian kegiatan sekaligus berburu kuliner dan produk lokal.
Selain menjadi wadah pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca Juga:
Band PWI Kota Depok Meriahkan Lebaran Depok 2026, Wartawan Tampil Lewat Musik
Para pedagang yang membuka lapak mengaku merasakan peningkatan penjualan seiring tingginya jumlah pengunjung.
Salah satu pelaku UMKM, Nenda, warga Kelurahan Pasir Putih, mengungkapkan bahwa partisipasinya dalam acara ini tidak hanya bertujuan melestarikan kuliner tradisional Betawi seperti laksa dan toge goreng, tetapi juga untuk meningkatkan pendapatan.
“Alhamdulillah acara ini sangat membantu UMKM. Omzet meningkat dan produk kami juga jadi lebih dikenal masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:
Kisruh IPL Cinere Resort Apartment - PT Apcon Meruncing: Sudah Lunas AJB Hanya Janji
Ia menambahkan, tingginya minat warga untuk berbelanja juga dipengaruhi oleh sistem kupon yang diterapkan panitia.
Menurutnya, skema tersebut membuat transaksi menjadi lebih praktis sekaligus mendorong pengunjung untuk berbelanja lebih banyak.
“Warga jadi lebih semangat jajan, apalagi dengan sistem kupon, jadi sama-sama menguntungkan, baik untuk warga maupun UMKM,” katanya.
Hal senada disampaikan Tarsidi, pelaku usaha Dodol Betawi H Satibi. Ia mengaku terkejut dengan lonjakan jumlah pengunjung yang sudah terlihat sejak hari pertama pelaksanaan.
“Responnya sangat positif. Ini baru hari pertama saja, pengunjung sudah membeludak,” tuturnya.
Bagi Tarsidi, keikutsertaannya dalam Lebaran Depok bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjadi kesempatan memperluas pasar dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan dengan peningkatan kualitas, baik dari sisi manajemen acara maupun dukungan terhadap UMKM.
“Harapannya mendatang bisa lebih baik lagi, terutama dari sisi administrasi dan dukungan untuk UMKM,” tandasnya.
[Redaktur: Hendrik I Raseukiy]