Dibeberkan IBH, lokasi khususnya sudah ditetapkan dalam rencana tata ruang sehingga sudah jelas. Namun harus tetap digodok secara mendetail dari kementerian ATR.
Sebelumnya kata Walikota Depok, Muhammad Idris menyampaikan sudah banyak sejumlah kontraktor yang menawarkan diri untuk melakukan pengerjaan tersebut, dengan sistem kerja kontrak 20 sampai 30 tahun.
Baca Juga:
Gubernur Jabar Panggil Walkot Depok usai Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
“Itu kalau sudah di approve ya. Proses lelangnya mungkin di tahun 2022,” paparnya.
Jika proyek kereta cepat monorel di Kota Depok sudah mendapat persetujuan pemerintah, selanjutnya yakni menyediakan subsidi kepada calon penumpang, karena naik transportasi ini cukup mahal ya seperti Malaysia dan Singapura.
“Bisa kami anggarkan di perubahan tahun ini kalau pengesahannya terjadi
Baca Juga:
Gelar Pasar Murah Ramadan, Wali Kota Depok: Ikhtiar Pemkot Kendalikan Inflasi
julian sihite