DEPOK.WAHANANEWS.CO, Kota Depok – Presiden Prabowo Subianto jelang ibadah puasa Ramadhan tahun 1446 Hijriah ini, instruksikan aparatur berkaitan pangan menjaga ketersedian dan stabilitas harga di pasar.
Subianto inginkan harga-harga, terutama pangan pokok tak ada manipulasi harga oleh pedagang yang mencari kesempatan keuntungan besar saat masyarakat sedang beribadah.
Baca Juga:
Rangkaian HPN, 200 Wartawan Dijadwalkan Retret di Akmil Magelang
Ramadhan, semestinya tidak menambah beban ekonomi orang-orang beribadah puasa yang sesuai dengan prinsip falsafah Pancasila serta agama. Sedangkan perilaku spekulasi pasar adalah tindakan libertarian yang bertetangan dengan Pancasila. Pemerintah berkewajiban harus hadir tidak membiarkan pasar dikuasai oleh spekulator dan koruptor.
“Saya ingin supaya ketersediaan dan harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan dan ketersediaan pangan terutama kebutuhan pokok aman jelang Ramadhan,” ujar Prabowo di suatu kesempatan baru-baru ini.
Berkenaan peringatan Hari Lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 dan Hari Pers Nasional (HPN) ke-40 di tahun 2026 di 9 Februaru saban tahun, PWI Kota Depok bersinergi dengan pemerintah dalam pemenuhan pangan ke masyarakat.
Baca Juga:
Menuju Perayaan HPN, PWI dan Mahkamah Agung Sepakat Bangun Sinergi Edukasi Hukum
Berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), PWI Kota Depok laksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor PWI Kota Depok di Jalan Melati Raya No 3, Kelurahan Depok Jaya, dari pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis lusa, (12/2/2026).
Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah mengatakan, giat tersebut bagian dari kepedulian ke warga sekitar Kantor PWI Kota Depok untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok jelang Ramadhan.
"Dalam peringatan HPN tahun 2026 ini, PWI Kota Depok juga mengadakan santunan anak yatim, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pemberian penghargaan terhadap para pejabat, pengusaha dan tokoh masyarakat yang aktif dukung pembangunan dan gerakan sosial," jelas Rusdy kepada pers, Selasa (10/2/2026).
GPM menjual harga harga wajar bahan pangan diantaranya beras; cabai; bawang; telur ayam; daging ayam; daging sapi; gula pasir; minyak goreng; tepung terigu.
Harga jual per kilogram pangan ini adalah untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12 ribu; beras premium Rp14.900; beras petani Rp 13.400; bawang merah Rp40 ribu; bawang putih Rp32 ribu; cabai rawit merah Rp37.500; cabai merah keriting Rp35ribu.
Kemudian; telur ayam daging ayam Rp38.500; daging kerbau Rp99 ribu; daging sapi Rp117 ribu. Selanjutnya, tepung terigu Rp10 rib, gula pasir Rp17.500.
Lalu, per liter minyak goreng yakni, Minyak Kita Rp15.500 dan minyak curah Rp18 ribu. Sedangkan telur ayam Rp27 ribu per pack 15 butir dan sayuran rerata harga Rp5 ribuan.
Mitra vendor ikut hadir di GPM Bapanas yakni Perum Badan Logistik (Bulog), ID Food, PT Suri Nusantara Jaya, CPI/Prima Fresh Mart, Aslupama, Pinsar Indonesia, PT Permindo Solusi Pangan, dan PT Sekar Bumi.
Selain itu, peserta UMKM yang ikut serta yakni Palima Food Dimsum dari Komunitas Pengusaha Perempuan Depok (KPD), UMKM RW 07 lauk matang, UMKM RW 07 minuman jus dan kue basah dan kue kering, UMKM RW 07 produk Rajutan, Agro Bhakti Jaya, Aspami dan Kitchen Aisyah.
"Kami ucapkan selamat HPN 2026. Gelaran GPM yang digelar PWI Kota Depok dan Bapanas sudah kali kedua dilaksanakan, sejak tahun lalu. GPM sangat pas sekali di saat jelang puasa. Harapan kami dengan hadirnya Pemerintah dengan gelar aneka pangan yang strategis langsung dijual para produsen dari petani dan peternak dengan harga murah dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok," pungkas Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bapanas, Maino Dwi Hartono.
[Redaktur: Teunku Isnain Raseukiy]