DEPOK.WAHANANEWS.CO, Beji – Dukungan terhadap Dian Nurfarida untuk maju dalam Musyawarah Kota (Muskot) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok terus mengalir.
Bak magnet kuat, meskipun, dia belum deklarasi sikap resmi pencalonannya sebagai Ketua Kadin Depok periode 2026–2031, namun dia sudah banyak mengalir raih dukungan dari internal Kadin Kota Depok pelaku usaha mulai menyuarakan dukungan secara terbuka.
Baca Juga:
Ahli Ingatkan Bahaya Hipertensi Paru yang Sering Terabaikan, Pasien Harapkan Dukungan Sistematis
Hal ini disampaikan pengusaha muda Kota Depok Deden Firmanysah, yang adalah Wakil Ketua Kadin Depok.
Menurut Deden, Dian Nurfarida adalah figur yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memimpin organisasi yang menaungi para pelaku usaha ini.
”Rekam jejak Dian sebagai pengusaha menjadi modal penting untuk membawa Kadin Depok lebih berkembang. Kemampuan kepemimpinan yang dimiliki Dian tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga pada kemampuan membangun tim dan organisasi. Dian juga dikenal bukan orang berpikir untuk keuntungan pribadi,” ujar Deden kepada pers, Rabu (25/6/2026).
Baca Juga:
Pemkot Bandung Dukung Langkah Kejari Tangani Dugaan Korupsi, Farhan Tegaskan Komitmen Transparansi
Deden bahkan menegaskan ia bersedia memberikan dukungan penuh apabila Dian Nurfarida memutuskan ikut dalam bursa pencalonan Ketua Kadin Kota Depok.
Menurutnya, Kadin membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki karakter kuat demi kemajuan bersama, bukan demi keuntungan pribadi, sekaligus pengalaman dalam dunia usaha
“Yang paling pertama adalah Bu Dian Nurfarida sudah menunjukkan dirinya sebagai pengusaha yang sukses. Bukan hanya bicara soal keuntungan atau laba bisnis, tetapi kesuksesan sebuah usaha akan tercapai jika pemimpinnya mampu menjadi leader, bukan sekadar sosok yang dicap sebagai bos,” ujar Deden kepada wartawan.
Selain aktif sebagai pengusaha, Dian Nurfarida saat ini juga tercatat menjabat sebagai Bendahara Umum Serikat Tani Islam Indonesia (STII), salah satu organisasi petani terbesar di Indonesia. Posisi tersebut dinilai semakin memperkuat kapasitasnya dalam memimpin organisasi dan membangun jejaring di berbagai sektor.
Beredar isu kuat yang menyebutkan peluang besar Dian untuk maju dalam kontestasi Ketua Kadin Depok juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Bahkan, STII dikabarkan telah menggelar rapat dukungan menjelang proses pencalonan.
Selain itu, tampak sejumlah anggota Kadin Depok yang lain juga menilai Dian memiliki peluang besar untuk maju berbekal pengalaman bisnis dan keterlibatannya dalam berbagai organisasi.
Walaupun menerima dukungan dari pihak lain, dan bukan darinyi sendiri, akan tetapi Dian Nurfarida belum terbuka kepastian langkah maju di pemilu organisasinya para pengusaha ini.
Bagi Dian, tidak elok meminta jabatan apalagi ambisius mendapat jabatan dengan cara-cara tidak bermaslahat di organisasi yang mengemban amanah orang banyak.
Tampaknya, Dian memengan kredo, jangan berikan jabatan kepada orang yang ambisius mendapatkan jabatan.
“Terimakasih dari dukungan teman-taman di Kadin. Saya masih menimbang-timbang. Kita lihat saja nanti,” jawab Dian untuk awak pers.
Munculnya nama Dian, berdampak kepada konstalasi Muskot Kadin Kota Depok 2026. Sebelumnya, sudah menyeruak nama Karlina dan Rudi Malau.
Karlina yang seorang dokter Karlina adalah pemilik Rumah Sakit Graha Permata Ibu (RSGPI) di Kukusan, Beji, Kota Depok, Jawa Barat.
Karlina adalah orang dalam sebagai pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok yang di ketuai oleh Siti Barkah Hasanah alias Cing Ikah yang adalah istri Wali Kota Depok Supian Suri. Kemungkinan besar, dia akan mendapat dukungan rezim dan Parpol arus utama Pemerintah Kota Depok.
Sedangkan, sosok lain yang digadang-gadang adalah Rudi Malau, pengusaha konstruksi.
Kini dengan muncul tiga nama ini, Dian, Karlina, dan Rudi Sikap semakin memanas dinamika Muskot Kadin Kota Depok yang rencananya digelar di Kota Repok, sekira 2 Juli 2026 mendatang.
[Redaktur: Teunku Agam Jroh]