DEPOK.WAHANANEWS.CO, Sukmajaya – PT Tirta Asasta Depok (TAD) Perseroda menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan, khususnya di wilayah Sawangan dan sekitarnya, menyusul terganggunya layanan distribusi air bersih yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Demikian lepasan pers TAD.
Gangguan pengaliran tersebut bermula dari pekerjaan pemeliharaan berupa perbaikan jembatan pipa yang sebelumnya telah dijadwalkan oleh perusahaan. Namun, setelah pekerjaan selesai dilaksanakan, petugas menemukan kebocoran pada pipa distribusi utama berdiameter 250 milimeter yang berada di jalur yang sama sehingga memerlukan penanganan darurat.
Baca Juga:
Tawuran Berdarah Gagal: 7 Remaja Diciduk Polsek Beji, Sajam Disita
Situasi semakin kompleks ketika usai perbaikan pipa utama dilakukan, kembali ditemukan kebocoran lain pada pipa distribusi berdiameter 160 milimeter di titik berbeda. Kondisi tersebut menyebabkan proses pemulihan layanan air bersih membutuhkan waktu lebih lama dari yang telah diperkirakan sebelumnya.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok (Perseroda), M Olik Abdul Holik, mengatakan pihaknya sangat menyesalkan terjadinya gangguan layanan yang berdampak kepada pelanggan.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Awalnya pekerjaan yang dilakukan hanya perbaikan jembatan pipa sesuai rencana sebagai bagian dari pemeliharaan. Namun setelah pekerjaan selesai, ditemukan kebocoran pada pipa utama berdiameter 250 milimeter. Setelah penanganan selesai, kembali ditemukan kebocoran pada pipa berdiameter 160 milimeter. Ini merupakan rangkaian kejadian yang terjadi secara beruntun dan tentu tidak kami inginkan,” ujar Olik, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga:
RSUI Strategi Besar: Luncurkan Center of Excellence dengan Layanan Kesehatan Level Unggulan
Selama proses perbaikan berlangsung dan pengaliran air harus dihentikan sementara, Tirta Asasta mengerahkan sejumlah armada mobil tangki air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Distribusi air dilakukan secara gratis ke berbagai titik layanan guna mengurangi dampak gangguan terhadap aktivitas warga.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, perusahaan juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan perpipaan yang ada. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kerusakan lebih dini sehingga gangguan serupa dapat dicegah.
“Kami dan jajaran operasional sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jaringan perpipaan yang ada. Langkah ini penting agar potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini dan pelayanan kepada masyarakat tidak kembali terganggu,” tambah Olik.