“Ini tidak ada kaitannya dengan hal[-hal hukum yang mungkin ada sudah dijadikan agenda kawan[-kawan. Kalau ada teman-teman yang membuat laporan, itu berjalan sesuai mekanisme. Kita tidak melakukan lobi apa pun,” tegasnya.
Sementara itu, aktivis lainnya, Ketua GEDOR Eman, menyambut positif undangan silaturahmi yang diinisiasi oleh Pokja Ramah Investasi Hijau Kota Depok ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan kota.
Baca Juga:
Kasus Narkoba, Polres Metro Depok Tangkap 41 Penjual dan Sita 12 Ribu Lebih Obat Daftar G
“Kita menyambut baik undangan silaturahmi ini. Kota Depok milik kita bersama, jadi mari kita bangun bersama agar cita-cita pembangunan bisa terwujud,” ujar Eman.
Menurutnya, stabilitas kota menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Hal itu juga diharapkan dapat mendorong kontribusi positif dari berbagai pihak.
“Bagaimana kita menciptakan stabilitas kota yang aman dan nyaman sehingga bisa memberi kontribusi positif bagi masyarakat luas,” katanya.
Baca Juga:
Proyek SPBU Misterius di Tapos: Disinyalir Belum Berizin dan Langgar Saluran Situ Patinggi: Mudah Bikin Bangunan Liar di Kota Depok
Eman juga berharap momentum ulang tahun ke-27, tanggal 27 April Kota Depok nanti dapat menjadi titik awal realisasi berbagai rencana pembangunan jangka menengah daerah.
“Mudah-mudahan rencana pembangunan lima tahun ke depan benar-benar bisa direalisasikan,” ucapnya.
Para aktivis sepakat bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi pemicu konflik.