DEPOK.WAHANANEWS.CO, Cilodong–Fraksi PKB DPRD Kota Depok sambut baik Pemerintah Kota Depok untuk inisiatif penyusunan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilai strategis bagi arah pembangunan daerah. Sikap ini, disebut Ketua FPKB Siswanto seusai Rapat paripurna DPRD Kota Depok pada masa sidang pertama tahun 2026, Rabu (8/4/2026).
“Paripurna Dewan ini, agendakan penyampaian pandangan umum fraksi terhadap sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Fraksi PKB dukung Pemerintah Kota Depok atas upaya langkah strategis mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Siswanto.
Baca Juga:
Sinyalemen IMB Lymo House 2 Grogol Ilegal, tidak Terdaftar di DPMPTSP Kota Depok
Poin yang menjadi perhatian diantaranya, pentingnya dokumen Rencana Pembangunan Industri Kota (RPIK).
Ketua FPKB DPRD Kota Depok Siswanto saat berbincang dengan pers di hadapan kantor fraksdi beberapa waktu yang lalu. [WAHANANEWS.CO / HI Raseukiy]
“Dokumen tersebut berperan penting dalam menggeser karakter Kota Depok yang selama ini dikenal sebagai kota hunian dan jasa menuju kawasan industri berbasis inovasi. Dokumen RPIK menjadi krusial yang dapat jjadi transformasi menuju kota industri berbasis inovasi dan teknologi,” tegasnya.
Baca Juga:
Selewengkan WFH Jumat ASN Kota Depok untuk Tamasya: Publik BASIS-24 Mengawasi
Meski demikian, Fraksi PKB juga memberikan sejumlah catatan, mulai dari perlunya penguatan sektor industri berbasis potensi lokal, peningkatan sinergi antar pemangku kepentingan, hingga pelibatan masyarakat dengan prinsip keadilan sosial.
Selain itu, Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan turut mendapat perhatian yang dinilai sebagai upaya penting dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Fraksi PKB juga menilai bahwa substansi Raperda ini telah akomodasi prinsip inklusivitas, ramah lingkungan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik. Integrasi moda transportasi, keselamatan pengguna jalan, hingga pembangunan infrastruktur menjadi aspek yang ditekankan.