DEPOK.WAHANANEWS.CO, Kota Depok – Wali Kota Depok Supian Suri luncurkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) Tahun 2026 sebagai wahana kolaboratif berbasis kelurahan yang dilaksanakan serentak di 63 kelurahan se-Kota Depok.
Wali Kota Depok mengatakan, tujuan utama RBI adalah mewujudkan desa atau kelurahan yang ideal bagi perempuan dan anak, melalui komitmen dan kepemilikan bersama serta optimalisasi seluruh potensi yang dimiliki.
Baca Juga:
Hadiah Imigrasi untuk HUT Ke-27 Kota Depok: Berikan Layanan 127 Paspor Simpatik
Peluncuran RBI 2026 ini dipusatkan di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan sebagai proyek percontohan sekaligus menjadi simbol dimulainya komitmen bersama menghadirkan ruang yang aman, inklusif, dan berpihak pada perempuan serta anak.
“RBI merupakan gerakan strategis yang tidak hanya bersifat programatik, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen. RBI bukan sekadar program, tetapi gerakan kolaboratif dari seluruh elemen masyarakat bersama para pemangku kepentingan berbasis kelurahan. Launching RBI di Kota Depok juga menjadi bagian dari dukungan terhadap prioritas nasional,” ujar Supian Suri di Kantor Kelurahan Pengasinan No.01, Jalan Raya Pengasinan No.01, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (26/4/2026).
Ia menjelaskan, RBI diselenggarakan dengan pendekatan berbasis kearifan lokal yang holistik, integratif, dan berkelanjutan. Lebih lanjut, dirinya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam keberhasilan program ini. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi menjadi kunci agar RBI tumbuh sebagai gerakan bersama yang berdampak nyata.
Baca Juga:
Warga Melawan: Jangan Coba-coba Matikan Akses; Listrik; Air di Cinere Resort Apartment
“RBI mendukung penguatan kesetaraan gender serta perlindungan hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas, sekaligus menjadi kontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” Supian Suri menambahkan.
Pada kesempatan tersebut, Supian Suri turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Arifah Fauzi.
“Kami menyampaikan penghargaan atas dukungan dalam penguatan perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian penting pembangunan sumber daya manusia. “Ini bukan sekadar simbolik, tetapi langkah awal yang harus kita jaga dan wujudkan bersama,” tuturnya.